KOTA YOGYAKARTA – Pemerintah Kota Yogyakarta mendorong Festival Prawirotaman berkembang menjadi ikon wisata dan budaya yang memiliki daya tarik hingga tingkat Daerah Istimewa Yogyakarta.

Wakil Wali Kota Yogyakarta Wawan Harmawan mengatakan Prawirotaman telah dikenal luas, termasuk oleh wisatawan mancanegara. Potensi tersebut perlu diperkuat melalui festival yang memadukan seni, fesyen, batik, industri kreatif, dan kegiatan pariwisata.

Pernyataan itu disampaikan Wawan saat menghadiri diskusi terkait pameran Contemporary Art Batik Evolution di Java Villa Hotel dan Resto. Pameran berlangsung pada 21–23 Agustus 2026 sebagai bagian dari rangkaian Fashion on the Street Festival Prawirotaman.

Menurut Wawan, pengembangan festival membutuhkan ekosistem yang melibatkan berbagai unsur. Seniman, perajin, pelaku industri kreatif, serta sektor perhotelan di sekitar Prawirotaman perlu dihubungkan dalam satu kawasan yang saling mendukung.

Ia menilai kegiatan tersebut tidak cukup dikembangkan dalam lingkup Prawirotaman saja. Dukungan pada tingkat kota hingga provinsi diperlukan agar dampak ekonomi dan promosinya semakin luas.

“Harapannya ke depan Prawirotaman Fest ini menjadi ikon unggulan tidak hanya di Kota Yogyakarta, tapi Daerah Istimewa Yogyakarta,” ujar Wawan.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta Lucia Daning Krisnawati menyebut Festival Prawirotaman sebagai salah satu pendukung program Yogya Kota Festival. Agenda tersebut juga menjadi bagian dari peringatan HUT ke-270 Kota Yogyakarta.

Salah satu kegiatan utamanya adalah pameran batik kontemporer yang menghadirkan 25 pembatik muda. Para peserta merupakan binaan fashion designer Lia Mustafa bersama Dekranasda DIY dan Bank Indonesia.

Melalui pameran tersebut, identitas Prawirotaman sebagai kampung batik diharapkan kembali menguat. Festival juga diproyeksikan menjadi ruang kolaborasi yang mampu menggerakkan pariwisata sekaligus memperluas pasar bagi karya seniman dan pelaku usaha kreatif Yogyakarta.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *