KOTA YOGYAKARTA — Produk bakpia, minuman rempah, dan camilan ringan dari 28 UMKM binaan Pemerintah Kota Yogyakarta menjalani proses kurasi untuk mengukur kesiapan memasuki pasar yang lebih luas.

Kegiatan tersebut diselenggarakan Dinas Perindustrian, Koperasi, dan UKM (PerinkopUKM) Kota Yogyakarta melalui Bidang Usaha Mikro Kecil. Proses penilaian melibatkan ahli pangan, praktisi industri, dan pendamping yang memahami kebutuhan pasar.

Kurasi dilakukan secara menyeluruh. Pelaku UMKM tidak hanya diminta menyajikan produk untuk dinilai cita rasanya, tetapi juga harus mempresentasikan usaha serta menjelaskan kesiapan produksi. Tim kurator turut memeriksa konsistensi mutu, keamanan pangan, legalitas, dan tampilan kemasan.

Kepala Dinas PerinkopUKM Kota Yogyakarta, Tri Karyadi Riyanto Raharjo, mengatakan produk kuliner lokal perlu disiapkan agar mampu menarik perhatian calon mitra dan pembeli.

“Kurasi ini kita lakukan agar produk-produk UMK Jogja makin enak, kemasannya makin menarik, dan standarnya makin siap,” katanya.

Salah satu peserta, Dwi Sudiantono, membawa produk minuman rempah dari usaha Gubug Rempah yang dirintis pada 2018. Produk tersebut selama ini dipasarkan melalui WhatsApp Business, Instagram, TikTok, Google Business Profile, toko oleh-oleh, dan jaringan reseller di lokapasar.

Menurut Dwi, masukan kurator memberikan gambaran mengenai selera konsumen dan standar yang digunakan mitra usaha. Hasil evaluasi akan dijadikan dasar untuk menyempurnakan produk maupun kemasan.

Kurasi juga diikuti Maharani, pemilik Griya Bakpia. Usaha yang berdiri sejak 2009 tersebut telah menjangkau pasar Yogyakarta dan Jawa Tengah melalui layanan pesan-antar, konsinyasi, serta produksi maklon.

Dinas PerinkopUKM berharap produk yang memenuhi standar kurasi dapat memperoleh akses promosi melalui pameran dan berbagai kegiatan pemerintah. Program tersebut juga diarahkan untuk membuka peluang kerja sama dengan ritel modern, hotel, kafe, serta pembeli potensial lainnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *