YOGYAKARTA – Baznas Kota Yogyakarta berkomitmen mempercepat pelaksanaan 13 program prioritas Baznas RI untuk mendukung upaya pengentasan kemiskinan di daerah. Program tersebut akan disinergikan dengan inovasi yang dikembangkan di tingkat kota agar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Komitmen itu disampaikan Ketua Baznas Kota Yogyakarta Abdul Samik setelah lembaganya meraih penghargaan Baznas Kota Terbaik dalam Grand Baznas Award 2026. Penghargaan diserahkan di Grand Mercure Kemayoran, Jakarta, Kamis (15/10/2026).
Abdul Samik menerima penghargaan dari Pimpinan Baznas RI Bidang Riset Pengembangan Perencanaan dan Inovasi, Syarifuddin. Capaian tersebut menjadi dorongan untuk memperkuat kontribusi pengelolaan zakat dalam mendukung program pembangunan Kota Yogyakarta.
Menurut Abdul Samik, pelaksanaan resolusi Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Baznas menjadi bagian dari komitmen lembaga dalam membantu pemerintah daerah. Percepatan program nasional akan berjalan bersama pengembangan program Baznas Kota Yogyakarta.
“Kami berkomitmen untuk melaksanakan Resolusi Rakornas Baznas ini dalam rangka membantu Pemerintah Kota Yogyakarta menurunkan angka kemiskinan dengan akselerasi 13 program prioritas Baznas RI beserta inovasi program Baznas Kota Yogyakarta sendiri,” jelasnya.
Dukungan terhadap masyarakat juga dilakukan melalui kerja sama lintas pihak. Bersama Pemerintah Kota Yogyakarta dan Kustomfest, Baznas Kota Yogyakarta turut menghimpun donasi sebesar Rp1,029 miliar.
Dana tersebut diperuntukkan bagi program bedah rumah tidak layak huni dan bantuan pendidikan untuk warga kurang mampu. Kolaborasi ini menjadi bentuk gotong royong yang sejalan dengan semangat Otentik, Konkret dalam peringatan HUT ke-270 Kota Yogyakarta.
Abdul Samik turut mengapresiasi dukungan pemerintah daerah, para muzaki, mitra, mustahik, serta masyarakat. Kepercayaan yang diberikan menjadi bagian penting dalam mendukung pelaksanaan program dan keberlanjutan pelayanan Baznas.
Di sisi organisasi, pengembangan program dibarengi dengan penguatan tata kelola. Baznas Kota Yogyakarta menyatakan komitmennya menjaga pengumpulan dan penyaluran zakat secara profesional, transparan, serta sesuai ketentuan.
Standar manajemen mutu ISO 9001:2015 diterapkan sebagai bagian dari komitmen tersebut. Pengelolaan dana juga berpegang pada prinsip aman secara syariat, aman NKRI, dan aman regulasi.
Penghargaan nasional yang diterima sekaligus menjadi kado dalam momentum ulang tahun Kota Yogyakarta. Melalui slogan “2,5 persen Zakat, 100 persen Manfaat”, Baznas Kota Yogyakarta berharap pengelolaan zakat, infak, dan sedekah terus memperkuat pemberdayaan serta mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat.
