{"id":175,"date":"2026-06-29T15:51:03","date_gmt":"2026-06-29T15:51:03","guid":{"rendered":"https:\/\/jogjaanyar.com\/?p=175"},"modified":"2026-06-29T15:51:03","modified_gmt":"2026-06-29T15:51:03","slug":"satu-dekade-merti-kampung-bangunrejo-tradisi-warga-kricak-yang-jaga-budaya-dan-dongkrak-ekonomi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jogjaanyar.com\/index.php\/2026\/06\/29\/satu-dekade-merti-kampung-bangunrejo-tradisi-warga-kricak-yang-jaga-budaya-dan-dongkrak-ekonomi\/","title":{"rendered":"Satu Dekade Merti Kampung Bangunrejo, Tradisi Warga Kricak yang Jaga Budaya dan Dongkrak Ekonomi"},"content":{"rendered":"<p class=\"isSelectedEnd\"><strong>YOGYAKARTA<\/strong> \u2013 Tradisi Merti Kampung di Kampung Bangunrejo RW 13, Kelurahan Kricak, Kemantren Tegalrejo, kembali digelar meriah. Tahun ini menjadi momen istimewa karena perhelatan budaya tersebut memasuki penyelenggaraan ke-10 dengan mengusung tema &#8220;Sedasawarsa Ruwat, Rawat, Rawit&#8221;.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Rangkaian kegiatan berlangsung selama empat hari dan mencapai puncaknya pada Minggu (28\/6\/2026). Selain menjadi ungkapan rasa syukur masyarakat, Merti Kampung juga menjadi ajang menampilkan potensi seni, budaya, serta produk-produk unggulan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, mengapresiasi kekompakan warga Kampung Bangunrejo yang selama satu dekade konsisten menjaga tradisi tersebut.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">&#8220;Sepuluh kali berturut-turut bukan hal yang mudah. Ini menunjukkan masyarakat memiliki komitmen yang kuat untuk menjaga tradisi, menjaga kebersamaan, dan menjaga kampungnya,&#8221; kata Hasto.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Ia menilai Merti Kampung memiliki peran penting dalam menjaga warisan budaya sekaligus meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">&#8220;Semua terlibat, mulai dari sesepuh hingga anak-anak. Semoga kegiatan ini terus berlanjut, terlebih Kricak kini telah ditetapkan sebagai Kelurahan Budaya di Kota Yogyakarta,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Ketua RW 13 Kampung Bangunrejo, Haryanto, mengatakan penyelenggaraan tahun ini memiliki makna tersendiri karena bertepatan dengan penetapan Kelurahan Kricak sebagai Kelurahan Budaya.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Menurutnya, status tersebut menjadi kebanggaan sekaligus amanah bagi warga untuk terus membuktikan bahwa budaya tidak hanya hadir dalam pertunjukan seni, tetapi juga dalam semangat gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Berbagai kegiatan memeriahkan Merti Kampung tahun ini, mulai dari penampilan seni tari dari enam kontingen, bazar UMKM yang diikuti 36 stan, hingga pelepasan benih ikan di Sungai Winongo sebagai bentuk pelestarian ekosistem sungai.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Tak hanya menghidupkan tradisi, Merti Kampung juga memberi dampak ekonomi yang signifikan. Selama empat hari pelaksanaan, bazar UMKM berhasil mencatat perputaran ekonomi mencapai sekitar Rp92 juta.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">&#8220;Ini membuktikan bahwa kegiatan budaya tidak hanya mempererat kebersamaan, tetapi juga mampu menjadi penggerak ekonomi masyarakat,&#8221; kata Haryanto.<\/p>\n<p>Ia berharap Merti Kampung Bangunrejo dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat pada tahun-tahun mendatang.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>YOGYAKARTA \u2013 Tradisi Merti Kampung di Kampung Bangunrejo RW 13, Kelurahan Kricak, Kemantren Tegalrejo, kembali digelar meriah. Tahun ini menjadi momen istimewa karena perhelatan budaya tersebut memasuki penyelenggaraan ke-10 dengan mengusung tema &#8220;Sedasawarsa Ruwat, Rawat, Rawit&#8221;. Rangkaian kegiatan berlangsung selama empat hari dan mencapai puncaknya pada Minggu (28\/6\/2026). Selain menjadi ungkapan rasa syukur masyarakat, Merti [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":176,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[7,28,20,63],"tags":[157,158,156,159,121],"class_list":["post-175","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","category-event","category-kebudayaan","category-pemkot-yogyakarta","tag-kelurahan-kricak","tag-kricak-kelurahan-budaya","tag-merti-kampung-bangunrejo","tag-tradisi-budaya-yogyakarta","tag-umkm-yogyakarta"],"featured_image_urls":{"full":["https:\/\/jogjaanyar.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/20260629092910-scaled.jpg",2560,1707,false],"thumbnail":["https:\/\/jogjaanyar.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/20260629092910-150x150.jpg",150,150,true],"medium":["https:\/\/jogjaanyar.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/20260629092910-300x200.jpg",300,200,true],"medium_large":["https:\/\/jogjaanyar.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/20260629092910-768x512.jpg",640,427,true],"large":["https:\/\/jogjaanyar.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/20260629092910-1024x683.jpg",640,427,true],"1536x1536":["https:\/\/jogjaanyar.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/20260629092910-1536x1024.jpg",1536,1024,true],"2048x2048":["https:\/\/jogjaanyar.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/20260629092910-2048x1365.jpg",2048,1365,true]},"author_info":{"info":["Wartawan"]},"category_info":"<a href=\"https:\/\/jogjaanyar.com\/index.php\/category\/berita\/\" rel=\"category tag\">Berita<\/a> <a href=\"https:\/\/jogjaanyar.com\/index.php\/category\/event\/\" rel=\"category tag\">Event<\/a> <a href=\"https:\/\/jogjaanyar.com\/index.php\/category\/kebudayaan\/\" rel=\"category tag\">Kebudayaan<\/a> <a href=\"https:\/\/jogjaanyar.com\/index.php\/category\/pemkot-yogyakarta\/\" rel=\"category tag\">Pemkot Yogyakarta<\/a>","tag_info":"Pemkot Yogyakarta","comment_count":"0","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jogjaanyar.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/175","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jogjaanyar.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jogjaanyar.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jogjaanyar.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jogjaanyar.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=175"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/jogjaanyar.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/175\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":177,"href":"https:\/\/jogjaanyar.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/175\/revisions\/177"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jogjaanyar.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/176"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jogjaanyar.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=175"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jogjaanyar.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=175"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jogjaanyar.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=175"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}