KLATEN – SD Muhammadiyah Tonggalan (Muhtong), Kecamatan Klaten Tengah, kembali menggelar Muhtong EXPO sebagai ajang menampilkan kreativitas dan inovasi peserta didik kepada masyarakat luas. Kegiatan yang berlangsung di panggung terbuka Kompleks Monumen Juang Sangkal Putung, Jumat (16/5/2026), menghadirkan puluhan karya siswa mulai dari literasi digital, kerajinan, hingga proyek pembelajaran berbasis karakter.

Sebanyak 30 stan dipamerkan dalam kegiatan tersebut. Seluruhnya merupakan hasil karya dan inovasi siswa kelas 1 hingga kelas 6 yang dikembangkan selama proses pembelajaran di sekolah. Muhtong EXPO juga menjadi sarana evaluasi pembelajaran sekaligus ruang untuk membangun rasa percaya diri dan jiwa kewirausahaan peserta didik sejak dini.

Kepala SD Muhammadiyah Tonggalan, Ghufron Ahmad, mengatakan Muhtong EXPO tahun ini mengusung tema “Generasi Sehat, Cerdas, Berbudaya dan Peduli di Era Digital”. Tema tersebut dinilai relevan dengan tantangan pendidikan di tengah perkembangan teknologi dan digitalisasi.

“Expo ini menjadi gambaran hasil pembelajaran siswa selama satu tahun. Anak-anak tidak hanya belajar akademik, tetapi juga bagaimana berkolaborasi, berinovasi, dan berani menampilkan karya kepada publik,” ujarnya.

Selain pameran karya siswa, kegiatan juga dimeriahkan berbagai penampilan seni seperti tari tradisional, gerak dan lagu, hingga lomba mewarnai untuk anak TK. Suasana panggung terbuka di kawasan Monumen Juang turut menarik perhatian masyarakat yang hadir menyaksikan kreativitas para siswa.

Ghufron menambahkan, Muhtong EXPO merupakan implementasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) yang diterapkan di lingkungan sekolah. Melalui kegiatan tersebut, siswa diarahkan untuk membangun karakter gotong royong, kepedulian sosial, serta kemampuan berpikir kreatif.

Sementara itu, Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Kabupaten Klaten, Slamet, mewakili Bupati Klaten mengapresiasi penyelenggaraan Muhtong EXPO. Menurutnya, kegiatan seperti ini mampu memperkuat kreativitas dan karakter anak sejak usia dini.

“Kegiatan ini mendukung lahirnya generasi yang cerdas, kreatif, berbudaya, dan siap menghadapi era digital menuju Indonesia Emas 2045,” katanya.

Salah satu siswa peserta expo, Andra Nusa S Azhar, mengaku senang dapat menampilkan karya digital hasil pembelajarannya kepada masyarakat. Ia berharap kegiatan serupa terus digelar untuk memotivasi siswa mengembangkan kemampuan dan kreativitas mereka.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *